Tayba.id

Avatar

Netralitas.. Sebuah Neo-Kemunafikan

Netralitas merupakan sebuah wajah baru dari kemunafikan, karena manusia adalah satu-satunya makhluk yang melakukan kemunafikan. Sikap netral hanya dilakukan oleh manusia, karena tidak ada makhluk yang bisa tanpa prinsip selain manusia. Bahkan hewan, tumbuhan, benda mati sekalipun menolak untuk tidak berprinsip! Ketika Nabi Ibrahim ‘alaihissalam dimasukkan dalam kobaran api, para hewan terbagi dalam dua sikap, …

Netralitas.. Sebuah Neo-Kemunafikan Selengkapnya »

Ketentuan Qadla, Kaffarah dan Fidyah dalam Puasa

Qadla Seorang yang tidak berpuasa di bulan Ramadlan karena udzur (alasan) syar’i; seperti musafir, orang yang sakit, wanita haid, nifas atau semisalnya, diwajibkan untuk mengqadla puasa sejumlah hari yang ditinggalkannya. Dia juga dianjurkan untuk menyegerakan pelaksanaan qadla tersebut untuk menunaikan tanggungjawabnya, serta dalam rangka bersegera dalam kebaikan, sebagaimana firman Allah : وَسَارِعُوا إِلَى مَغْفِرَةٍ مِنْ …

Ketentuan Qadla, Kaffarah dan Fidyah dalam Puasa Selengkapnya »

Sa’id bin Jubair rahimahullah

Takut kepada Allah adalah ketika rasa takut tersebut menghalangimu dari melanggar aturan-Nya,serta dzikir merupakan ketaatan kepada Allah. Maka barangsiapa yang mentaati-Nya berarti dia berdzikir kepada-Nya, dan barangsiapa yang tidak taat kepada-Nya maka dia bukanlah orang yang berdzikir meskipun banyak mengucapkan tasbih atau bacaan Al Quran.

Yahya bin Muadz rahimahullah

Surga diliputi dengan kesulitan yang engkau benci, dan neraka diliputi dengan kesenangan yang engkau cari. Tidak lain, engkau ibarat seorang yang sakit parah, jika bisa bersabar untuk meneguk pahitnya obat, dia akan mendapatkan kesembuhan, tapi apabila hanya keluhan yang dia ucapkan, maka deritanya akan memakan waktu yang makin lama.

Madarijus Salikin, Ibnul Qayyim

Setiap kali seorang hamba berbaik sangka kepada Allah, serta memiliki harapan yang baik kepada-Nya, tawakkal yang benar, maka Allah tidak akan mengecewakan harapannya sekalipun. Karena Allah tidak pernah mengecewakan harapan maupun menyia-nyiakan amal ibadah.