Apakah Pekerjaan Para Nabi?

5
(19)

Pekerjaan Para Nabi

Pekerjaan merupakan hal yang sangat penting dan esensial dalam kehidupan setiap manusia. Rasulullah ﷺ telah menekankan tentang pentingnya hal tersebut dalam banyak hadis, sebagaimana para nabi sebelumnya juga mengajarkannya. Hal ini  membuktikan bahwa pekerjaan dalam Islam memiliki tempat yang istimewa, di mana setiap orang membutuhkannya untuk menjaga kelangsungan hidup mereka, keluarga dan anak-anak mereka.

Dalam bekerja, manusia berusaha mencari keridhoan Allah dengan tidak hanya bersantai, tapi melakukan upaya untuk mendapatkan rezeki sebagaimana yang dilakukan oleh semua nabi dan rasul. Mereka bekerja dalam berbagai pekerjaan dan profesi. Beberapa dari mereka menjadi rasul setelah sebelumnya adalah penggembala domba, seperti halnya Nabi Musa alaihissalam yang menggembalakan domba, kemudian Nabi Dawud alaihissalam yang bekerja menjadi pandai besi, sementara Nabi Muhammad ﷺ telah bekerja dalam beberapa profesi, diantaranya: berdagang, menggembalakan domba, dan hal-hal lain.

Artikel ini akan menjelaskan tentang pekerjaan yang dilakukan oleh beberapa nabi baik sebelum maupun mereka diangkat menjadi nabi dan rasul.

Para nabi  adalah teladan bagi semua umat manusia. Mereka bekerja di berbagai bidang dan profesi. Hal tersebut menunjukkan bahwa pekerjaan itu bukanlah aib, bahkan, bermalas-malasan serta hanya bertopang dagulah yang merupakan aib. Banyak riwayat dari sunnah nabawiyyah yang menyeru untuk bekerja, mencari penghidupan dan berupaya mengejarnya

Pekerjaan Nabi Muhammad ﷺ

Rasulullah ﷺ pada usianya yang masih belia bekerja menggembalakan domba untuk penduduk Makkah, dengan imbalan yang beliau dapat dari mereka. Kemudian setelah beliau mulai tumbuh dewasa dan kuat fisiknya, beliau mulai bekerja dalam perniagaan. Beliau sukses dalam pekerjaan tersebut, sehingga semua perdagangan yang beliau urusi menghasilkan keuntungan dan laba yang berlipat, serta semua kafilah yang beliau ikuti akan mendapatkan banyak keuntungan maupun manfaat lainnya.

Karena sifat amanah Rasulullah ﷺ, serta kemampuan beliau yang istimewa dalam berdagang, Khadijah, yang waktu itu merupakan salah satu saudagar kaya raya di Mekah, menyerahkan kepengurusan bisnis perdagangannya untuk beliau kelola, sehingga beliau berhasil mendapatkan untuk yang sangat banyak waktu itu. [1]Al-Anbiya` war Rusul, Ashab Mihnah wa Hirfah, Sa’id Abdul Adzim [2]Lihat juga link berikut

Dalam sunnah, terdapat beberapa riwayat yang menyebutkan pekerjaan yang dilakukan oleh Rasulullah ﷺ sebelum beliau diutus, sebagaimana yang diriwayatkan dari Abu Hurairah radliyallahu anhu, bahwa Rasulullah ﷺ bersabda :

ما بعث اللهُ نبيّاً إلا رعى الغنمَ، فقال أصحابُه: وأنت؟ فقال: نعم، كنتُ أرعاها على قراريطَ لأهلِ مكةَ

“Tidaklah Allah mengutus seorang nabipun melainkan dia adalah penggembala kambing” Para sahabat bertanya : “Apakah engkau juga demikian?” Beliau menjawab : “Ya, dulu aku menggembalakan kambing untuk penduduk Mekah untuk mendapatkan upah.” [3]HR Bukhari No. 2262

Hadits ini menjelaskan pentingnya bekerja, sampai-sampai semua nabi, sebagaimana yang dijelaskan oleh Rasulullah ﷺ, bahwa mereka menggembalakan kambing. [4]Kasbur Rizq, Muhammad Ratib Nabulsi

 

Pekerjaan Nabi Adam alaihissalam

Nabi Adam alaihissalam dikeluarkan dari surga dan diturunkan ke bumi, sehingga mau tidak mau beliau harus bekerja dengan tangannya untuk mendapatkan rezeki. Allah ﷻ sebelumnya telah mengajarinya banyak hal, sebagaimana Dia mengajarinya mengenal semua hal. Pekerjaan yang dilakukan oleh Nabi Adam adalah bercocok tanam, beliau mengelola sawah dan ladang, serta menanam aneka tanaman, sementara isteri beliau, Hawa, membantunya dalam bekerja.

Nabi Adam alaihissalam juga membuat perlengkapan dan beberapa perabot yang digunakan untuk membantu meringankan pekerjaannya dengan bahan dan alat yang ada pada zaman tersebut, yang biasanya menggunakan sarana kayu maupun batu dalam membuat peralatan-peralatan tersebut. [5]Al-Anbiya` war Rusul, Ashab Mihnah wa Hirfah, Sa’id Abdul Adzim 

 

Pekerjaan Nabi Musa alaihissalam

Nabi Musa alaihissalam bekerja sebagai penggembala domba setelah beliau lari dari Fir’aun dan kaumnya. Allah ﷻ berfirman :

وَمَا تِلْكَ بِيَمِينِكَ يَا مُوسَىٰ*قَالَ هِيَ عَصَايَ أَتَوَكَّأُ عَلَيْهَا وَأَهُشُّ بِهَا عَلَىٰ غَنَمِي وَلِيَ فِيهَا مَآرِبُ أُخْرَىٰ

”Dan apakah yang ada di tangan kananmu, wahai Musa? Dia (Musa) berkata, “Ini adalah tongkatku, aku bertumpu padanya, dan aku merontokkan (daun-daun) dengannya untuk (makanan) kambingku, dan bagiku masih ada lagi manfaat yang lain.” [6]QS. Thaahaa : 17-18

Nabi Musa ﷺ bekerja sebagai penggembala domba selama beberapa tahun, sekitar 10 tahun, setelah pelarian beliau dari Fir’aun, sebagai balasan dari biaya hidup yang digunakannya untuk tempat tinggal, makan dan minumnya. [7]Al-Anbiya` war Rusul, Ashab Mihnah wa Hirfah, Sa’id Abdul Adzim 

Allah ﷻ berfirman :

قَالَ إِنِّي أُرِيدُ أَنْ أُنكِحَكَ إِحْدَى ابْنَتَيَّ هَاتَيْنِ عَلَىٰ أَن تَأْجُرَنِي ثَمَانِيَ حِجَجٍ ۖ فَإِنْ أَتْمَمْتَ عَشْرًا فَمِنْ عِندِكَ ۖ وَمَا أُرِيدُ أَنْ أَشُقَّ عَلَيْكَ ۚ سَتَجِدُنِي إِن شَاءَ اللَّهُ مِنَ الصَّالِحِينَ

“Dia (Syekh Madyan) berkata, “Sesungguhnya aku bermaksud ingin menikahkan engkau dengan salah seorang dari kedua anak perempuanku ini, dengan ketentuan bahwa engkau bekerja padaku selama delapan tahun dan jika engkau sempurnakan sepuluh tahun maka itu adalah (suatu kebaikan) darimu, dan aku tidak bermaksud memberatkan engkau. Insya Allah engkau akan mendapatiku termasuk orang yang baik.” [8]QA. Al Qasas : 27

 

Pekerjaan Nabi Dawud alaihissalam

Nabi Dawud alaihissalam bekerja dengan profesi yang berbeda dari orang-orang lain pada masa itu, bahkan juga berbeda dari semua nabi dan rasul. Rasulullah ﷺ menyebutkan tentang hal tersebut dalam sebuah haditsnya : 

ما أَكَلَ أَحَدٌ طعامًا قطُّ، خيراً من أن يأكلَ من عملِ يدِه، وإنَّ نبيَّ اللهِ داودَ -عليهِ السّلامُ- كان يأكلُ من عملِ يدِه

“Tidak ada seorangpun yang memakan makanan yang lebih baik dari yang dia dapatkan dari pekerjaan dengan tangannya sendiri. Demikian pula nabi Dawud alaihissalam makan dari hasil pekerjaannya sendiri.” [9]HR Bukhari No. 2072

Hadits tersebut mengisyaratkan bahwa Nabi Dawud alaihissalam memiliki pekerjaan yang berbeda dari pekerjaan para nabi yang lain. Beliau dikenal dengan pekerjaan membuat baju besi serta persenjataan, beliau adalah seorang pandai besi. Beliau bekerja dan mencari rezeki dengan pekerjaan tersebut, disamping status beliau sebagai nabi dan rasul. Hal ini juga menunjukkan kedudukan pentingnya pekerjaan bagi setiap orang apapun kedudukannya.

Allah ta’ala berfirman : 

وَلَقَدْ آتَيْنَا دَاوُودَ مِنَّا فَضْلًا ۖ يَا جِبَالُ أَوِّبِي مَعَهُ وَالطَّيْرَ ۖ وَأَلَنَّا لَهُ الْحَدِيدَ*أَنِ اعْمَلْ سَابِغَاتٍ وَقَدِّرْ فِي السَّرْدِ ۖ وَاعْمَلُوا صَالِحًا ۖ إِنِّي بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌ

“Dan sungguh, Telah Kami berikan kepada Dawud karunia dari Kami. (Kami berfirman), “Wahai gunung-gunung dan burung-burung! Bertasbihlah berulang-ulang bersama Dawud,” dan Kami telah melunakkan besi untuknya, yaitu) buatlah baju besi yang besar-besar dan ukurlah anyamannya; dan kerjakanlah kebajikan. Sungguh, Aku Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.” [10]QS. Saba` : 10-11

Diantara keistimewaan lain yang diberikan oleh Allah kepada Nabi Dawud alaihissalam adalah lunaknya besi di tangan beliau, sehingga beliau dapat mengolah besi tersebut dengan tangan kosong tanpa menggunakan api ataupun peralatan lain untuk melunakkannya, sehingga besi di tangan Nabi Dawud alaihissalam adalah ibarat tanah liat atau adonan. Nabi Dawud juga merupakan orang pertama yang menggunakan baju besi dalam perang. [11]Al-Anbiya` war Rusul, Ashab Mihnah wa Hirfah, Sa’id Abdul Adzim 

 

Urgensi Bekerja dalam Islam

Agama Islam dalam banyak nash Al Quran maupun hadits telah mengajarkan manusia agar mencari rezeki, bekerja dengan berbagai pekerjaan yang halal. Diantara nash yang menjelaskan tentang pentingnya bekerja dan mencari rezeki adalah sebagai berikut :

  • Firman Allah ﷻ :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا نُودِيَ لِلصَّلَاةِ مِن يَوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا إِلَىٰ ذِكْرِ اللَّهِ وَذَرُوا الْبَيْعَ ۚ ذَٰلِكُمْ خَيْرٌ لَّكُمْ إِن كُنتُمْ تَعْلَمُونَ، فإذا قُضِيَتِ الصَّلَاةُ فَانْتَشِرُوا فِي الْأَرْضِ وَابْتَغُوا مِنْ فَضْلِ اللَّهِ

“Wahai orang-orang yang beriman! Apabila telah diseru untuk melaksanakan salat pada hari Jum‘at, maka segeralah kamu mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui. Apabila salat telah dilaksanakan, maka bertebaranlah kamu di bumi; carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak agar kamu beruntung.” [12]QS. Al Jumu’ah : 9-10

  • Firman Allah ﷻ :

هُوَ الَّذِي جَعَلَ لَكُمُ الْأَرْضَ ذَلُولاً فَامْشُوا فِي مَنَاكِبِهَا وَكُلُوا مِنْ رِزْقِهِ وَإِلَيْهِ النُّشُورُ

“Dialah yang menjadikan bumi untuk kamu yang mudah dijelajahi, maka jelajahilah di segala penjurunya dan makanlah sebagian dari rezeki-Nya. Dan hanya kepada-Nyalah kamu (kembali setelah) dibangkitkan.” [13]QS. Al Mulk : 15

  • Firman Allah ﷻ : 

يَا أَيُّهَا الْإِنْسَانُ إِنَّكَ كَادِحٌ إِلَى رَبِّكَ كَدْحاً فَمُلَاقِيهِ

“Wahai manusia! Sesungguhnya kamu telah bekerja keras menuju Tuhanmu, maka kamu akan menemui-Nya.” [14]QS. Al Insyiqaq : 6

  • Firman Allah ﷻ :

رَبُّكُمُ الَّذِي يُزْجِي لَكُمُ الْفُلْكَ فِي الْبَحْرِ لِتَبْتَغُوا مِنْ فَضْلِهِ إِنَّهُ كَانَ بِكُمْ رَحِيماً

“Tuhanmulah yang melayarkan kapal-kapal di lautan untukmu, agar kamu mencari karunia-Nya. Sungguh, Dia Maha Penyayang terhadapmu.” [15]Al Isra1 : 66

Referensi

1, 5, 7, 11 Al-Anbiya` war Rusul, Ashab Mihnah wa Hirfah, Sa’id Abdul Adzim
2 Lihat juga link berikut
3 HR Bukhari No. 2262
4 Kasbur Rizq, Muhammad Ratib Nabulsi
6 QS. Thaahaa : 17-18
8 QA. Al Qasas : 27
9 HR Bukhari No. 2072
10 QS. Saba` : 10-11
12 QS. Al Jumu’ah : 9-10
13 QS. Al Mulk : 15
14 QS. Al Insyiqaq : 6
15 Al Isra1 : 66

Klik pada bintang untuk memberikan penilaian

Rating rata-rata 5 / 5. Jumlah suara: 19

Apabila anda menganggap artikel ini bermanfaat...

Ikuti kami di media sosial!

Kami mohon maaf apabila artikel ini tidak bermanfaat untuk anda!

Bantu kami meningkatkan mutu artikel!

Berikan masukan anda untuk perbaikan artikel ini!

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *